Selamat Datang!

Salam Blog ini berisi pengalaman atau perjalanan dimana kami terlibat atau ikut serta ketika ada acara di kantor atau acara sekitar keluarga. Hanya berbagai saja, barang kali ada manfaatnya bagi pembaca. Trimakasih GBU

Cari uang di sini!

Wednesday, April 23, 2014

Memandu Kegiatan Para Penyuluh Agama Katolik

Memandu sebuah pertemuan (foto: pormadi)
Pembuatan sebuah pedoman penyusunan laporan amat penting  bagi para penyuluh, terutama dalam era globalisasi sekarang ini. Adanya laporan pelaksanaan tugas selain menunjukkan akuntabilitas dan rasa tanggung jawab kinerja , juga untuk mencapai target angka kredit dan pelaksanaan tugas yang terukur, demikian kata

Pertemuanb para Penyuluh yang berlangsung, dari 24-27 Maret 2014 di Hotel Best Western Tangerang, Banten  dibuka oleh Direktur Urusan Agama Katolik, Fransiskus Endang, SH,MM dan ditutup oleh Bapak Drs. Agustinus Tungga Gempa, MM, yang saat itu sebagai Pgs. Dirjen Bimas Katolik.

Pertemuan  diikuti sebanyak 50 orang Penyuluh dari berbagai daerah di Indonesia dan pegawai Bimas Katolik Pusat. Pertemuan tersebut dimaksudkan untuk menyusun sebuah pedoman pembuatan laporan pelaksanaan tugas dan fungsi sebagai penyuluh agama di lingkungan Kementerian Agama RI sehingga ada kesatuan pemahaman dan pelaporan kegiatan penyuluhan.

Selain pejabat dari Bimas Katolik, Panitia Pertemuan ini menghadirkan narasumber Bapak Drs. Praptono Zamzam, MA, Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Agama yang memaparkan materi tentang Pengembangan Kompetensi Penyuluh Agama. Selain itu, hadir juga Bapak M. Fayald, MA Kepala Seksi Penyuluhan pada Direktorat Pendidikan Agama Islam, yang membawakan materi Pelaksanakanaan Penyuluhan dan praktek pembuatan pelaporan penyuluhan dalam perspektif Penyuluh Agama Islam.

Sebagai output pertemuan ini, Konsep Pedoman Pembuatan Laporan Penyuluh Agama Katolik telah dihasilkan, direncanakan akan dijadikan menjadi keputusan Direktur Jenderal Bimas Katolik untuk digunakan sebagai pedoman bagi para Penyuluh Agama Katolik.

Saturday, March 08, 2014

Doa Lingkungan Prapaskah I: Dipilih untuk Melayani

Doa Lingkungan Prapaskah I: Dipilih untuk Melayani. Trimakasih Tuhan atas kasihMu, bimbing kami untuk melayaniMu dengan lebih baik lagi. AMIN

Powered by Telkomsel BlackBerry®

Monday, January 20, 2014

Istriku dapat marga, menjadi boru Naibaho

Pada tanggal 3 Januari 2014 lalu, saya bersama istri, Liong Kwei Cun, anak saya, Gilbert Benediktus Simbolon, pulang kampung ke Desa Bukit Baru, tepatnya di Barisan Gereja. Pada kesempatan itu,orang tua berharap agar istriku, yang beretnis Tionghoa, segera beroleh marga, agar selanjutnya dapat diadatkan. 

Harapan orang tua tersebut disepakatai dan ibu saya mengundang marga Naibaho, yang merupakan marga ibuku, untuk bersedia menerima istri saya menjadi anggota keluarga Naibaho. Kemudian acara diundangkan kepada semua hula-hula, anak dan boru. Acara berlangsung pada tanggal 3 Januari 2014.Berikut beberapa cuplikan acara adat tersebut.

Pemberian daging disertai permohonan 
untuk diterima dalam keluarga marga Naibaho

Pemberian ihan naniarsik: simbol penerimaan 
menjadi anggota keluarga disertai doa dan harapan 
agar menjadi keluarga bahagia


Pemberian ulos yang disertai doa agar memperoleh 
kesejahteraan dan keluarga bahagia
Berfoto bersama dengan keluarga marga Naibaho,
setelah sah diterima menjadi anggora keluarga marga Naibaho



Menjadi salah satu anggota keluarga dari  marga Naibaho


Wednesday, December 04, 2013

Ketika di Jayapura bersama Rm Benny Susetyo

Saya bersama Rm. Benny Susetyo (narasumber) duduk santai, sambil menunggu selesai diskusi kelompok Pertemuan Lintas Komisi (Tokoh Umat) Provinsi Gerejawi Se-Papua di Travellers Sentani Hotel, Jayapura, Papua (2-5 Desember 2013).


Powered by Telkomsel BlackBerry®

Thursday, November 14, 2013

Pembinaan Juru Penerang di Parapat

Berfoto dengan Pak Fidelis Waruwu, dosen Universitas Tarumanagara, Jakarta, setelah acara pembinaan Juru Penerang Agama Katolik (sintua, vorhanger, katekis, dll) Keuskupan Agung Medan di hotel Niagara, Parapat (10-13 November 2013). Pak Fidelis menyampaikan materi pendidikan karakter melalui penyuluhan dan penggunaan media dalam penyuluhan.

Para Juru Penerang amat antusias mengikuti pembinaan, dan mereka berkomitmen membangun bangsa dan Gereja melalui tugas dan fungsinya sebagai tenaga pastoral di tengah umat.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Monday, October 07, 2013

Selamat Mencari Pemimpin yang Jujur 2014

Kejujuran diawali dari diri kita, terwujud dalam keluarga, komunitas, masyarakat, Gereja dan bangsa. Kejujuran adalah diri yang tidak munafik, diri yang tidak hanya mengkritik, tetapi diri yang mencari solusi, bukan diri yang menjadi masalah dalam kehidupan keluarga, komunitas, Gereja, dan bangsa. Selamat mencari pemimpin yang jujur 2014.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Wednesday, September 18, 2013

Simbolon : Pembina Iman Anak hendaknya Profesional, Mandiri dan Percaya Diri

Pormadi Simbolon, Ketua Panitia
(Foto: sulut.kemenag.go.ig)
Pembina Iman Anak atau guru sekolah minggu Katolik adalah seseorang yang dipercayakan oleh otoritas gereja dalam mewariskan iman kepada anak-anak Katolik. Pembinaan iman anak bertujuan memperkenalkan dan menghantar anak kepada Yesus dan Yesus kepada anak. Seorang Pembina iman anak adalah juga seorang tenaga pastoral, seorang pewarta kabar gembira, dan menjadi sosok teladan bagi anak-anak. Demikain disampaikan ketua panitia Pormadi Simbolon kepada 52 orang peserta pada acara pembukaan kegiatan pembinaan Pembina iman anak Keuskupan Manado yang dilaksanakan di Hotel Travelo Manado, Senin (2/9).
Untuk mewujudkan pelaksanaan tugas dan fungsinya secara berkualitas, para Pembina iman anak katolik dituntut memiliki pengetahuan yang memadai tentang pokok-pokok ajaran dan iman Katolik (kompetensi professional), terampil mengkomunikasikan bahan pembinaan iman (kompetensi paedagogik), kemampuan menjalin relasi dengan sesama (kompetensi sosial), serta memiliki spiritualitas yang tinggi (kompetensi kepribadian)
Menurut Simbolon, kegiatan ini dimaksudkan membantu para Pembina iman anak untuk meningkatkan kemampuan dan mengembangkan profesionalitasnya melalui peningkatan kemampuan menguasai materi/bahan ajar dan wawasan umum tentang disiplin ilmu yang berkaitan dengan tugasnya, serta meningkatkan kemampuan dalam menggunakan metodologi pembelajaran dan pembinaan iman anak. “Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan semakin professional, mandiri dan percaya diri dalam menjalankan tugas dan panggilannya sebagai pembinan iman anak,” tutur Simbolon.

Lebih lanjut Simbolon menyampaikan bahwa narasumber kegiatan ini terdiri dari unsur pemerintah, akademisi/praktisi dan Gereja Katolik. Dengan materi yaitu Visi Misi Ditjen Bimas Katolik, Visi dan Misi Kanwil Kemenag Prov. Sulut, Kebijakan Teknis Direktorat Urusan Agama Katolik di bidang Pembina Bina Iman Anak, Pembinaan Kerukunan Umat Beragama melalui Peran Pembina Iman Anak, Arah pastoral gereja di bidang pembinaan iman anak di Keuskupan Manado, Spiritualitas dan keteladanan Pembina bina iman anak, Persiapan Kurikulum dan materi bina iman anak, Pembentukan karakter anak-anak, Psikologi anak dan Penggunaan metode dan sarana media dalam pembinaan bina iman anak. (hp)
Related Posts with Thumbnails

my photos

A part of my family

A part of my family

Music


Get a playlist! Standalone player Get Ringtones