Selamat Datang!

Salam Blog ini berisi pengalaman atau perjalanan dimana kami terlibat atau ikut serta ketika ada acara di kantor atau acara sekitar keluarga. Hanya berbagai saja, barang kali ada manfaatnya bagi pembaca. Trimakasih GBU

Monday, September 24, 2012

Ketika sedang kegiatan di Yogyakarta

Pada suatu kegiatan Pertemuan Pelatihan
Penelitian Dosen Perguruan Tinggi Agama
Katolik Swasta di Yogyakarta,
15-18 September 2012.
Pertemuan Pelatihan Penelitian Dosen PTAKS di bidang pastoral, 15-18 September 2012 di Yogyakarta merupakan kegiatan yang diperuntukkan untuk para dosen. Para dosen diharapkan mampu melakukan penelitian sebagai bagian tugas pokoknya dalam mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Semoga kegiatan ini membuahkan hasil yang berguna bagi peningkatan pelayanan pendidikan di bidang pastoral. 

Bekerja Sebaik-baiknya, Tuhan akan Memberi

Ketika dilantik menjadi pejabat struktural di kantor 
Saya baru memahami bahwa Tuhan itu akan memberi bila kita bekerja sebaik-baiknya. Kita tidak perlu mencari-cari atau meminta-minta. Yang penting bila hidup kita, selain bekerja dengan baik, dan kita ikut melibat Tuhan dalam seluruh perjalanan hidup kita, maka kita akan dianugerahi rahmat sesuai kehendakNya. 
Difoto untuk keperluan Kantor
Filosofi hidupku adalah bekerja sebaik-baiknya, tidak banyak menuntut, dan melibatkan Tuhan dalam segenap hidupku. Imanku adalah percaya pada penyelenggaraan Tuhan atas hidupku.
Trimakasih Tuhan, Engkau mahabaik. Pada tahun 2012 ini saya sangat bersyukur, karena Tuhan merencanakan kehidupanku dan keluarga sesuai dengan kehendakNya. Banyak rahmat yang kami terima di tahun ini.

Pertama Tuhan menganugerahi kami seorang anak. Anak pemberian Tuhan ini sudah kami tunggu selama kurang lebih 5 tahun. Pada 20 April lalu anak kami lahir, seorang cowok atau si Ucok. Kami beri dia nama Gilbert Benediktus Simbolon. 

Kedua, kami diberi kepercayaan untuk melaksanakan tugas dalam jabatan struktural negara. Dengan ini, saya dituntut untuk mengembangkan kompetensi dan profesionalitas diri dalam pengabdian saya di kantor. Semoga saya dapat mengabdikan diri bagi.keluarga,  bangsa dan Gereja.


.

Friday, June 01, 2012

Ibuku menggendong Gilbert, anakku

Ibuku menggendong Gilbert, anakku. Tanggal 26 Mei lalu, ibuku dengan adikku Kristina datang ke Jakarta untuk melihat anakkami yang lahir pada 20 April lalu.

Ibuku dan Kristina senang karena sampai di Jakarta dan rumahku dengan selamat. Yang membuat lebih senang lagi adalah anak kami Gilbert, anak yang kami tunggu sejak 5 tahun pernikahan saya dengan istri saya.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Friday, April 06, 2012

Doaku

"Ya Tuhan, Engkaulah sumber kehidupan dan pengharapan kami. Tuhan berilah kesehatan dan berkatilah para dokter, perawat, keluarga dan semua orang yang terlibat dalam proses kelahiran anak kami, sehingga semua proses berjalan dengan baik.
Tuhan berilah kami rejeki secukupnya agar segalanya berjalan lancar. Semoga istriku dan "buah hati kami" sehat dan normal pasca operasi. Ini kami mohon kepadaMu melalui Yesus Kristus Juru Selamat kami. AMIN

Thursday, February 16, 2012

KISAH SEEKOR KELEDAI

Suatu нaяi kledai milik seσгαπƍ ptani jtuh кέ dªlãm sumur. Hewan ï†ϋ mnangis mmilukan slama br jam2 smentara si ptani mmikirkan AÞa Ɣªήğ нaяus ϑilakukannya.
Akhrnya, si ptani mmutuskan bhw hewan ï†ϋ Uϑªh tua ϑάn sumur jg prlu ϑitimbun (ϑitutup - кaяєna brbahaya), jaϑi τiϑaк brguna ύηŧύĸ mnolong si kledai. Θάn ia mngajak tetangga2 nya ύηŧύĸ dtg m'bantunya. Mreka membw sekop ϑάn mulai mnyekop tanah кέ dªlãm sumur. Ktika si kledai mnyadari AÞa Ɣªήğ sεϑαπƍ τєяjaϑi , ia mnangis pnuh kngerian. Ttp kmudian, smua σгαπƍ takjub, кaяєna si kledai mjaϑi diam.
Stelah bbєяaÞa sekop tanah ļåģĩ ϑituangkan кέ dªlãm sumur. Si ptani mlihat кέ dªlãm sumur ϑάn trcengang кaяєna AÞa Ɣªήğ ϑilhtnya. Wlaupun punggungnya τєяus ϑitimpa oleh br-sekop2 tanah ϑάn kotoran, si kledai mlakukan sesuatu yang menakjubkan. Ia mengguncang2kan badannya agaя tanah Ɣªήğ mnimpa punggungnya trn кέ bwh, lalu mnaiki tanah ï†ϋ .
Smentara si ptani ϑάn ttangga2nya τєяus mnuangkan tanah kotor кέ ats punggung hewan ï†ϋ , si kledai τєяus jg mengguncangkan badannya ϑάn mlangkah naik. Sgera sj, smua σгαπƍ trpesona ktika si kledai mloncati tepi sumur ϑάn mlarikan diri !
THINGS TO LEARN :
Kehidupan τєяus sj mnuangkan tanah ϑάn kotoran кєÞaϑa ќiτά , sgala macam tanah ϑάn kotoran. Cara ύηŧύĸ kluar ϑaяi 'sumur' (ksedihan, masalah, dsb αϑαlαh ϑg mengguncangkan sgala tanah ϑάn kotoran ϑaяi diri ќiτά (pikiran ϑάn hati ќiτά ) ϑάn mlangkah naik ϑaяi 'sumur' ϑg menggunakan hal2 tsb sbagai pijakan. Setiap masalah2 ќiτά mrupakan satu batu pijakan ύηŧύĸ mlangkah.
ќiτά ϑaÞaτ kluar ϑaяi 'sumur' Ɣªήğ trdªlãm ϑg τєяus brjuang, Jaήģan prnah mnyerah !
Ingatlah aturan sderhana ttg kebahagiaan :
1. Bebaskan diri ϑaяi kebencian
2. Bebaskanlah pikiran ϑaяi
kecemasan.
3. Nikmati hidup.
4. Brilah lebih banyak.
5. Brharaplah lebih sdikit.
6. Trsenyumlah.
7. Slalu brsyukur dªlãm sgala keadaan.

Powered by Telkomsel BlackBerry®

Wednesday, December 14, 2011

Persiapan Kerja TA 2012

Bersama rekan kerja mengikuti arahan dan refleksi dari pimpinan terkait perjalanan pelayanan 2011 dan persiapan menyongsong 2012 di lantai 3 gedung kantor.

Pimpinan memuji capaian 2011 dan memotivasi semua pegawai untuk meningkatkan kualitas SDM dalam melayani masyarakat pada 2012.

Kontrol program dan anggaran pusat dan daerah 2012 dilakukan oleh pusat. Untuk itu mekanisme pelaporan harus didalami.

Sorotan: anggaran kita selain normatif untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat, tapi juga menanggapi situasi kekinian.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Saturday, November 19, 2011

Semangat 1928: Semangat Keindonesiaan Mendasar

Semangat 1928 merupakan semangat Keindonesiaan Mendasar. Demikian salah satu benang merah paparan Romo BS Mardiatmadja, SJ ketika menjadi pembicara dalam pertemuan tokoh agama dan tokoh masyarakat di Balikpapan, Kalimantan Timur (14/11).

Selama ini orang lebih sering melihat peristiwa 1908 sebagai semangat awal munculnya kesadaran atas "kebersamaan atau kesatuan sebagai bangsa. Menurut Romo Mardi, kurang tepat, karena tahun itu masih dominan semangat sektoral.

Semangat 1928 yang terwujud dalam Sumpah Pemuda (satu nusa, satu bangsa, satu bahasa) merupakan semangat kesatuan yang bisa membangun kerukunan dan keindonesiaan dewasa ini.

Hal itu dikatakannya, mengingat semangat keindonesiaan yang luntur yang ditandai dengan munculnya ketidakrukunan dan budaya kekerasan diantara sesama anak bangsa Indonesia.

Tuesday, October 04, 2011

Bertemu J Kristiadi

Bertemu J Kristiadi di Hotel Sasando Kupang ketika ada pertemuan dialog kerukunan umat beragama tingkat nasional (29/10).

Ngobrol-ngbrol tidak resmi, beliau selalu menegaskan pentingnya keteladanan dari setiap pemimpin, termasuk pemuka agama.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Sunday, October 02, 2011

Romo Magnis: Mewujudkan Masyarakat Pancasilais, Mensukseskan Demokrasi

Masyarakat Indonesia dapat menjadi Pancasilais bila terlebih dahulu mensukseskan demokrasi. Demikian salah satu benang merah presentasi Romo Franz Magnis Suseno dalam Pertemuan Dialog Kerukunan Umat Beragama Tingkat Nasional di Kupang yang difasilitas oleh Ditjen Bimas Katolik Kementerian Agama RI (29/09).

Pancasila merupakan konsensus bersama masyarakat Indonesia untuk memecahkan persoalan dasar negara apakah berdasarkan paham nasionalisme atau berdasarkan agama. Para pendahulu dan pendiri bangsa menerima Pancasila sebagai solusi terbaik.

Sayangnya dalam sejarah, Pancasila belum diimplementasi sebagai etika politik bangsa, tetapi kerapkali hanya sebagai jargon dan rumusan indah belaka.

Menurut Romo Magnis, nilai-nilai Pancasila harus benar-benar dioperasionalkan dalam tata hidup bersama sebagai bangsa dan negara mulai dari sila Ketuhanan, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan dan kesatuan kerakyatan dan perwakilan, hingga mewujudkan keadilan.

Untuk bisa mewujudkan Indonesia benar-benar Pancasilais, maka demokrasi harus disukseskan. Mensukseskan demokrasi berarti negara antara lain harus menegakkan hukum, karena hukum adalah salah satu pilar demokrasi. Kasus-kasus Korupsi, money politic, kekerasan bernuansa SARA harus segera dilaksanakan.

Dengan pensuksesan demokrasi, maka nilai-nilai Pancasila bisa dioperasional dalam hidup bersama. Di dalam Pancasila, semua warga NKRI dilindungi dan dijamin keberadaannya. Kalau ada orang menolak, mengganti atau mencairkan Pancasila berarti menghilangkan NKRI. Pada akhir presentasinya, Romo Magnis menegaskan bahwa ada dua tantangan besar yaitu memajukan bangsa dan tetap menjaga cita-cita bersama, kita bersedia hidup sederhana asal terjamin; yang kedua memanfaatkan kebebasan demokratis buah reformasi untuk menentang para konspirasi perusak bangsa Indonesia. (Pormadi)
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Saturday, September 17, 2011

Me and my wife

I and my wife enjoyed famili's holiday at Green Hill in Cipanas, West Java. I'm so impressed to enjoy a holiday with my wife's big family.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Wednesday, August 03, 2011

Tolak Film Pelecehan "Corpus Christi"‎

Teman-teman Ytk.,

saya memperoleh  dari mas Ipong, sbb,

"Selamat pagi Mgr. Saya mohon ijin membagi pesan  dari beberapa teman: Pemutaran Film homoseksual murid Yesus. From Garry Grimaldy : Film "Corpus Christi" akan diputar pada bulan Juni s.d Agustus tahun ini. Film ini menggambarkan Yesus dan murid-murid-Nya sebagai homoseksual.

Film yang berjudul "Corpus Christi" atau yang berarti "Tubuh Kristus" sϋðåh diputar ðĩ beberapa bioskop.

Ini jelas sangat melecehkan Tuhan kita, Ƭåþî kita dpt berbuat sesuatu. Itulah sebabnya saya mengirimkan BC kepada Anda. Jika Anda meneruskan pesan ini, kita mungkin dpt mencegah film ini diputar diseluruh dunia.

Mari bersama-sama menghentikan penghinaan ini. Saya meneruskan pesan ini kepada Anda semua yang mungkin akan menghargai usaha ini.

Tolonglah kami untuk menghentikan pemutaran film ini.Hanya dibutuhkan waktu kurang ð̀αrĩ 2 menit untuk meneruskan pesan ini.

Beberapa negara ðĩ Eropa sϋðåh mengadakan pemboikotan thd film ini.Yang harus kita lakukan adalah banyak berdoa dan meneruskan pesan ini. Jesus Christ is the Lord.

Tuhan bisa saja menghentikan kalau Dia mau. Tp pasti DIA punya maksud untuk kita maka ini diijinkanNya terjadi.

Let's pray...". Terhadap  tsb saya tanggapi, "‎​Mas Ipong, terimakasih atas gerakan menolak pemutaran film yang melecehkan junjungan kita, Tuhan Yesus Kristus. Doa kita tentu menjadi bagian dari upaya tersebut.

Salam, doa 'n Berkat Tuhan,
+ Johannes Pujasumarta". Semoga dimuliakanlah nama Yesus
(Courtesy: milis APIK)
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Monday, July 04, 2011

Eucharist is source of our life

Powered by Telkomsel BlackBerry®

Lord, You are source of our life. You sacrifice yourself for our life. Thanks to the Lord
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Saturday, October 23, 2010

Oleh-oleh dari Batam

Powered by Telkomsel BlackBerry®

Wednesday, October 13, 2010

IMG00020.jpg

Tempat pengungsian orang-orang Vietnam tahun 80 an di Kepulauan Galang KEPRI. Sekarang ini tempa ini menjadi tempat wisata bagi para pengunjung domestik dan mancanegara.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Wednesday, June 16, 2010

INDAHNYA PANTAI BENGKULU

Di sela-sela tugas daam rangka Bengkulu Expo 2010 yang diadakan pada 5-12 Juni 2010 lalu, saya dengan teman Paskalis dan Pak Simamora menggunakan waktu senggang pergi jalan-jalan ke objek wisata yang ada di Bengkulu seperti Pantai Panjang, Benteng Marlborough (Fort marlborough) dan Kediaman Soekarno.
Panta Panjang adalah pantai yang panjang di sekitar perjalanan di pinggir pantai di yang dekat dengn kota Bengkulu. Di sepanjang pantai panjang kita, kita bisa menikmati pemandangan indah sambil menikmati air kelapa muda yang bertebaran di pinggir jaan. Kalauhendak mencari makan siang, restoran dari yang murah hingga yang mahal tidak jauh dari pantai panjang tersebut. Sebaiknya pantai itu dikunjungi pada siang hari. Menurut driver kami, pada malam hari, pantai itu sepi-gelap.
Di salah satu ujung pantai panjang tersebut, terdapat sebuah benteng Marlborough, peninggalan semasa penjajahan Inggris (masa Raffles). Di kompleks benteng yang sudah dipugar pemerintah tersebut, terdapat berbagai naskah yang menjelaskan sejarah kota Bengkulu semasa penjajahan Eropa dan Jepang, bekas mesiu, meriam, dan barak-barak militer. Yang paling seram adalah penjara bagi para tahanan.
Di Kediaman Soekarno Bengkulu
Setelah dari pantai panjang kami menuju rumah kediaman Ir. Soekarno, Presiden RI Pertama ketika almarhum diasingkan Belanda. Di dalam rumah tersebut masih ada terdapat ruang perpustakaan lengkap dengan buku-buku yang pernah ia baca, ruang tidur, sepeda ontel, dan berbagai peralatan lain yang pernah dipakai Soekarno.
Keaslian umah kediaman Soekarno masih dijaga. Pekarangan rumah di perbaiki dan dipercantik.

Monday, May 31, 2010

MERENUNG DI PANTAI ANYER

Indah, menarik dan menggoda, itulah kesan dan pesan pertama dari saya ketika tiba di pantai Anyer, di depan Hotel Marbella. Pasirnya yang bersih dan ombaknya yang indah melukiskan keindahan pantai Anyer. Kurang lebih 3 hari (28-30 Mei 2010), saya bersama rekan-rekan kerja mengikuti pembinaan rohani di Pantai Anyer, Desa Bandulu, Serang, Banten, kurang lebih 3, jam perjalanan dari Jakarta.
Dengan tempat yang indan dan menarik demikian, kami semua dibina di bidang rohani terkait iman, peran Maria dalam Gereja Katolik, makna dan martabat pekerjaan manusia dalam hidup dan kebijakan –kebijakan penting dalam kantor.
Pada pagi hari dan malam hari, saya sendiri bisa merenung tentang salah satu bagian dari materi yang diberikan narasumber yaitu: hubungan cinta dan pekerjaan dalam hidup saya. Cinta dan pekerjaan saling melengkapi. Pekerjaan yang dilakukan dengan cinta bisa memberikan hasil lebih baik dan menyenangkan semua yang terkait dengan pekerjaan itu.
Di tengah ramainya pengunjung yang kebetulan libur panjang Waisak 2554/2010, saya tersentuh dan termenung bahwa CINTA-lah yang buat kita hidup dengan lebih baik. Cintalah itu kekuatan dahsyat, yang berasal dari Allah. Cinta itu Allah sendiri. Maka cinta seyogiyanya menjiwai totalitas hidupku dalam mengabdi Tuhan dan sesama melalui pekerjaanku.

Wednesday, May 26, 2010

Ke Palembang Dapat Makan Pempek Pak Raden

Sambil melakukan tugas yang diberikan pimpinan, saya, Ibu Eka dan Bu Martha berangkat ke Palembang pada 17-20 Mei 2010 yang lalu dalam rangka Pertemuan Pembinaan Guru Agama Katolik bisa menikmati pempek Palembang sepuasnya.
Di Bandara Sultan badaruddin Palmbang, kami dijemput Pak Al. Supardi sendiri. Tak lama kemudian langsung menuju Hotel Duta tempat acara yang akan dilakanakan. Ketika sampai di tempat, langsung disediakan minuman jus sebagaimana juga bisanya di tempat lain.

Sekedar sharing, di tempat pertemuan, snack atau makan ringan jam 10 pagi dan jam 15.30 hampir pempek melulu dengan kemasan bermacam-maca, enak sehingga gak bosan-bosan makan pempek.

Di sela-sela pertemuan, ketemu dengan rekan-rekan yang kebetulan para mantan frater seperti Leo Sutrisno, Edy Purwanto dan rekan-rekan lain PNS.
Aneka pempek Palembang dengan nama-nama yang terkenal seperti Pempek Pak Raden, Candy, Vico dll.
Inilah keduakalinya saya bertugas ke Palembang. Makan Pempek Palembang sudah biasa, namun yang tidak boleh dilupakan adalah tujuan utama melakukan tugas dengan baik dan membina kerja sama tim dengan pimpinan dan rekan baik di Pusat maupun di Provinsi. AMIN

Thursday, April 29, 2010

Pejabat Kanwil Kemenag RI: Pulau Lombok Saudara Kembarnya Pulau Bali



"Pulau Lombok, dimana terdapat Pantai Senggigi yang indah, merupakan saudara kembar pulau Bali" demikian kata Bapak Drs. Lalu Suhaemi Ismy, Pejabat Nomor 1 di Kanwil Kementerian Agama RI Prov. Nusa Tenggara Barat dalam sambutannya pada pembukaan Pertemuan Konsultasi Aparatur Bimas Katolik Pusat dan Daerah.

Dalam sambutannya seraya promosi Pulau Lombok, "Bila ada kesempatan silahkan mengunjungi obyek-obyek wisata di Pulau ini" tandasnya. Pejabat nomor 1 di Kanwil Kemenag RI NTB ini memperkenalkan beberapa makanan khas dan tempat wisata di Pulau Lombok, seperti ayam taliwang, kangung, lalu daerah Narmada dimana terdapat air awet muda, kemudian kain tenun di daerah Jl. Tenun Lombok Tengah NTB.

Selama kurang lebih 5 hari para aparatur Bimas Katolik melakukan pertemuan konsultatif di kota Mataram, ada sedikit waktu disediakan melakukan kunjungan obyek wisata/budaya kepada semua peserta, dengan tujuan memperluas wawasan nusantara para karyawannya.

Menuru saya sendiri, Pantai Senggigi memang indah dan menarik, namun pemeliharaaannya masih jauh dibandingkan dengan pantai-pantai yang ada di Bali seperti Pantai Kuta.

Sunday, February 07, 2010

Seminggu Menjelang Imlek

Hari itu Minggu, 7 Februari 2010. Saya dan istri ke rumah mertua (orang tua istriku) untuk merayakan sembayangan, yang biasa dilakukan semua orang Tionghoa 7 hari sebelum imlek. Saya bisa ikutan karena istriku berasal dari etnis Tiong hoa.


Berbagai persiapan sudah dilakukan Mama (mertuaku). Hio, abu dan wadahnya, berlembar-lembar uang kertas, aneka buah-buahan, makanan kue-kuean termasuk kue keranjang (dodol Cinta), dan aneka daging sudah siap di meja sembahyang di rumah mama. Semuanya untuk keperluan sembayangan Imlek.


Selanjutnya sembahyang dimulai. Masing-masing memegang hio sejumlah tiga buah. Tiap anggota keluarga harus melakukan sembahyang, dimulai dari yang tertua hingga yang termuda. Dimulai dari mama dan saudara yang paling tua hingga ke anak dan cucu dari mama. Hio dinyalakan, lalu dihadapan meja tempat sajian itu, kita berdoa sambil memegang dan menggoyang naik turun hio bernyala itu. Setelah itu para pria membakar uang kertas (bukan uang benaran, tetapi uang-uangan dari kertas dengan nilai besar) sebagai pemberian kegembiraan kepada para leluhur.


Indahnya Perbedaan
Saya sebagai orang Batak dan beragama Katolik, yang punyai istri dari etnis Tionghoa ikut merasakan suasana imlek alias tahun baru Cina yang ke 2561 ini. Menurut istri saya, arti sembahyang ini adalah suasana gembira dan bersyukur. Melalui sembahyang , kita bersama leluhur ikut bergembira seraya mohon doa agar di tahun baru nanti didoakan supaya mendapat rejeki dan kebahagiaan keluarga.


Saya memang belum memahami budaya mereka secara mendalam, namun perbedaan budaya ini membuat saya merasakan keindahan hidup bersama dalam keberbedaan. Saya bisa hidup bersama mereka tanpa kehilangan ke-batak-an dan kekatolikan saya.



my photos


A part of my family

A part of my family