Selamat Datang!

Salam Blog ini berisi pengalaman atau perjalanan dimana kami terlibat atau ikut serta ketika ada acara di kantor atau acara sekitar keluarga. Hanya berbagai saja, barang kali ada manfaatnya bagi pembaca. Trimakasih GBU

Showing posts with label keluarga. Show all posts
Showing posts with label keluarga. Show all posts

Friday, June 01, 2012

Ibuku menggendong Gilbert, anakku

Ibuku menggendong Gilbert, anakku. Tanggal 26 Mei lalu, ibuku dengan adikku Kristina datang ke Jakarta untuk melihat anakkami yang lahir pada 20 April lalu.

Ibuku dan Kristina senang karena sampai di Jakarta dan rumahku dengan selamat. Yang membuat lebih senang lagi adalah anak kami Gilbert, anak yang kami tunggu sejak 5 tahun pernikahan saya dengan istri saya.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Sunday, February 07, 2010

Seminggu Menjelang Imlek

Hari itu Minggu, 7 Februari 2010. Saya dan istri ke rumah mertua (orang tua istriku) untuk merayakan sembayangan, yang biasa dilakukan semua orang Tionghoa 7 hari sebelum imlek. Saya bisa ikutan karena istriku berasal dari etnis Tiong hoa.


Berbagai persiapan sudah dilakukan Mama (mertuaku). Hio, abu dan wadahnya, berlembar-lembar uang kertas, aneka buah-buahan, makanan kue-kuean termasuk kue keranjang (dodol Cinta), dan aneka daging sudah siap di meja sembahyang di rumah mama. Semuanya untuk keperluan sembayangan Imlek.


Selanjutnya sembahyang dimulai. Masing-masing memegang hio sejumlah tiga buah. Tiap anggota keluarga harus melakukan sembahyang, dimulai dari yang tertua hingga yang termuda. Dimulai dari mama dan saudara yang paling tua hingga ke anak dan cucu dari mama. Hio dinyalakan, lalu dihadapan meja tempat sajian itu, kita berdoa sambil memegang dan menggoyang naik turun hio bernyala itu. Setelah itu para pria membakar uang kertas (bukan uang benaran, tetapi uang-uangan dari kertas dengan nilai besar) sebagai pemberian kegembiraan kepada para leluhur.


Indahnya Perbedaan
Saya sebagai orang Batak dan beragama Katolik, yang punyai istri dari etnis Tionghoa ikut merasakan suasana imlek alias tahun baru Cina yang ke 2561 ini. Menurut istri saya, arti sembahyang ini adalah suasana gembira dan bersyukur. Melalui sembahyang , kita bersama leluhur ikut bergembira seraya mohon doa agar di tahun baru nanti didoakan supaya mendapat rejeki dan kebahagiaan keluarga.


Saya memang belum memahami budaya mereka secara mendalam, namun perbedaan budaya ini membuat saya merasakan keindahan hidup bersama dalam keberbedaan. Saya bisa hidup bersama mereka tanpa kehilangan ke-batak-an dan kekatolikan saya.



Thursday, January 28, 2010

Kesetiaan

Kesetiaan adalah sebuah kata. Kata yang sering diucapkan orang, namun sulit sekali dilaksanakan. Hal ini tampak dari banyaknya kasus perceraian, perselingkuhan, dan broken home.


Kesetiaan adalah suatu bentuk niat atau janji dan kemampuan untuk melakukan sesuatu secara penuh tanpa ragu-ragu demi suatu nilai yang berharga bagi kebaikan hidup. Suami atau istri perlu setia bagi pasangannya agar terjadi keharmnisan dan kebahagiaan.


Meskipun banyak kesulitan namun karena niat atau janji itu timbul dari dalam hati yang tulus dan ikhlas, ia akan tetap setia pada niat atau janjinya.


Oh kesetiaan...engkau mudah diucapkan namun sulit dilakukan.

my photos


A part of my family

A part of my family